Pengertian Bahasa Baku dan Tidak Baku Disertai Contoh - TeachMeSoft

Pengertian Bahasa Baku dan Tidak Baku Disertai Contoh





  Bahasa Baku dan Bahasa Tidak Baku

Pengertian Bahasa Baku

Bahasa baku atau bahasa standar adalah bahasa yang menjadi tolak ukur yang digunakan dalam situasi formal(resmi).


Pengertian Bahasa Tidak Baku

Bahasa tidak baku adalah bahasa yang mengabaikan kaidah tata bahasa, bahasa ini digunakan dalam situasi informal (tidak resmi).


Kaidah Tata Bahasa Baku

Kaidah tata bahasa baku adalah aturan yang harus diikuti dalam tata bahasa Indonesia. Terdapat 5 ciri-ciri bahasa baku dan kaidahnya antara lain :
  1. Penggunaan awalan me- dan awalan ber-
    Awalan me- dapat berfungsi sebagai kata kerja aktif dan dapat pula diubah menjadi kata kerja pasif dengan menambah awalan di-.

    Awalan ber- berfungsi sebagai pembentuk kata kerja atau kata sifat. ber- juga sebagai kata kerja aktif dan tidak dapat diubah menjadi kata kerja pasif dengan awalan ter-.
    Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
    Budi tendang bola ke gawang Budi menendang bola ke gawang
    Nani beli roti Noni membeli roti
    Kemarin saya mimpi indah Kemarin saya bermimpi indah
    Kakek ternak sapi kakek berternak sapi
  2. Penggunaan kata penghubung bahwa dan karena
    Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
    Budi tahu disini dilarang merokok Budi tahu bahwa disini dilarang merokok
    Papa tahu aku juara lomba lari Papa tahu bahwa aku juara lomba lari
    Neni marah, diejek gendut Neni marah kerena diejek gendut
    Ibu pergi ke warung, garam habis ibu pergi ke warung karena garam habis
  3. Pemakaian pola frasa untuk predikat aspek + pelaku + kata kerja
    Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
    Jaket rajutan mereka sudah bawa Jaket rajutan sudah mereka bawa
    Jalur selanjutnya anda akan lewati Keraton Yogyakarta Jalur selanjutnya akan anda lewati Keraton Yogyakarta
    Pesan anda saya sudah baca Pesan anda sudah saya baca
  4. Pemakaian Konstruksi Sintetis (lawan analitis). Unsur-unsur tertentu yang bergabung disebut konstruksi sintetis.
    Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
    dia punya kucing kucingnya
    kasi tahu memberitahu
    bikin kecil mengecil
    dia punya harga harganya
  5. Menghindari Pemakaian Unsur gramatikal dialek regional atau unsur gramatikal daerah
    Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
    Tetangga saya motornya baru Motor tetangga saya baru
    Feri ngarang cerita Feri mengarang cerita
    Tante saya rumahnya baru Rumah tante saya baru



Penggunaan kata-kata baku

Penggunaan kata baku ialah kata-kata yang sesuai dengan Kamu Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Kata-kata gaul tidak boleh digunakan dan begitu pula dengan kata daerah, akan tetapi untuk bahasa daerah baisanya dipergunakan untuk penggambaran kearifan lokal.

Contoh kata baku sesuai KBBI
Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
Bis Bus
Pebruari Februari
Formil Formal


Penggunaan Ejaan Resmi dalam Ragam Tulis

Artinya adalah kata-kata yang digunakan sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). EYD berfungsi mengatur penulisan huruf, penulisan kata dan penggabungan tanda baca.
Contoh :
Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
kapan2
kapan-kapan
lagi dihotel lagi di hotel
antar bangsa antarbangsa


Penggunaan Lafal Baku dalam ragam lisan

Lafal baku adalah lafal yang tidak terpengaruh oleh lafal daerah/asing, sedangkan lafal tidak baku adalah pelafalan yang dipengaruhi oleh bahasa daerah
Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
[kêm pês] [kem pis]
[abis] [habis]
[yunit] [unit]


Penggunaan kalimat secara Efektif

Artinya adalah penggunaan kalimat yang tepat agar pesan yang ingin disampaikan ke pendengar atau pembaca dapat dimengerti sesuai harapan penulis/ pembicara.
Kefektifan tersebut dapat dicapai melalaui hal berikut :

1. Susunan kalimat menurut aturan tata bahasa yang benar
Contoh :
Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
Polisi berhasil meringkus Deni ketika berpesta alkohol dan temanya Polisi berhasil meringkus Deni dan kelompoknya ketika berpesta alkohol

2. Adanya kesatuan pikiran dan hubungan yang logis didalam kalimat
Contoh :
Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
Layar tancap belum dimulai padahal malam ini tidak hujan Layar tancap belum dimulai padahal sudah pukul 20.00 WIB.

3. Penggunaan kata secara tepat dan efisien
Contoh :
Bahasa Tidak Baku Bahasa Baku
Pengunjung perpustakaan tahun ini naik Pengunjung perpustakaan tahun ini bertambah


4. Penggunaan variasi kalimat atau pemberian tekanan pada unsur kalimat yang ingin ditonjolkan.
Contoh :
Kalimat Biasa Kalimat bertekanan
Dengan terapi penyakinya sembuh Dengan terapilah penyakitnya sembuh
Dia minum dengan tergesa-gesa Minumlah dia dengan tergesa-gesa



Disqus comments