BAB 1 - Tutorial lnstalasi Debian Server di VirtualBox (Debian 10) - TeachMeSoft

BAB 1 - Tutorial lnstalasi Debian Server di VirtualBox (Debian 10)

Tutorial lnstalasi Debian Server di VirtualBox (Debian 10)

Capaian dan Indikator


1 Capaian Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini mahasiswa diharapkan dapat:
  1. Mengenal Sistem operasi (SO) Debian Server
  2. Mengetahui cara instalasi SO Debian Server
  3. Menetahui aplikasi-aplikasi server yang terdapat pada SO Debian Server

2. Indikator

  1. Mampu mengenal Sistem operasi (SO) Debian Server
  2. Mampu Mengetahui cara instalasi SO Debian Server
  3. Mampu Menetahui aplikasi-aplikasi server yang terdapat pada SO Debian Server

Uraian Materi


Debian adalah sistem operasi free (dari kata freedom yang berarti kebebasan) untuk komputer anda.  Sistem  operasi  adalah  sekumpulan  program-program  dasar dan  berbagai utilitas yang diperlukan komputer anda untuk bisa bekerja.

Sebelum memulai praktikum, pastikan anda telah memahami
  • Cara mengoperasikan OS
  • Mengetahui Virtualisasi Mesin
  • Konfigurasi dasar dan istilah linux

Sebelum melakukan Instalasi ada beberapa perlatan dan bahan yang dibutuh yaitu:

Peralatan dan bahan:
  • Laptop/ PC
  • VirtualBox terbaru dan pastikan sudah diinstall, Download disini
  • DVD Debian 10 (343 MB), Download disini
    pilih debian-10.3.0-amd64-netinst.iso (335 MB), sesuaikan dengan arsitektur mesin PC/laptop anda. Gunakan amd64 untuk 64bit dan i386 untuk 32bit. pada link download diatas saya menggunakan 64 bit
    Memilih file iso debian
    anda juga bisa mendownload DVD 3 GB-an, namun anda juga harus download DVD ke-2 yang sekitar 3Gb-an juga. Bedanya hanya pada tempat repository debian. Jika anda install debian yang 335 MB, maka untuk instalasi paketnya harus terkoneksi ke internet, sedangkan jika  menginstall DVD yang 3GB-an maka repositori server sudah ada di DVD dan tinggal panggil paket yang ingin di install.

Langkah Instalasi :

  1. Buka VirtualBox ­čí║ Klik "New" ­čí║ Isi Name sesuai keinginan contoh "Debian Server",Type pilih linux dan Version pilih Debian (64-bit), namun saat anda mengetik Name "Debian" saja maka otomatis data Type dan Version terisi otomati  ­čí║  klik "Next".
    Instalasi Debian - Membuat nama dan Operasi Sistem
  2. Sesuaikan memori untuk mesin, dan patikan tidak berada pada zona merah  ­čí║ klik "Next".
    Instalasi Debian - Mengatur Ukuran memori (RAM)
  3. Pilih "Create a virtual hard disk now" ­čí║ Klik "Create".
    Instalasi Debian - Membuat Virtual Mesin
  4. Pilih "VDI (VirtualBox Disk Image)" ­čí║ Klik "Next"
    Instalasi Debian - Membuat Virtual Disk Image
  5. Pilih "Dynamically allocated" ­čí║ Klik "Next"
    Instalasi Debian - Membuat Virtual Hard Disk
  6. Sesuaikan ukuran hardisk untuk mesin ­čí║ Klik "Create"
    Instalasi Debian - Mengatur file lokasi dan kapasitas Hard Disk
  7. Klik "Debian Server" yang telah kita buat ­čí║ Klik "Settings".
    Instalasi Debian - Menambahkan file .iso debian
  8. Akan Tampil "Debin Server - Setting " ­čí║ Klik "Storage" ­čí║ Klik "Empty" ­čí║ Klik simbol disk warna biru dan pilih "Choose/Create a Virtual Optical Disk..."
    Instalasi Debian - Menambahkan file .iso debian 2
  9. Klik "Add" ­čí║ cara tempat penyimpanan CD/DVD yang telah kita download dan klik "Open".
    Instalasi Debian - Menambahkan file .iso debian 3
  10. Pilih "Graphical install" jika ingin instalasi dengan mode GUI modern. Karena kita akan membuat Debian server maka pilih "Install".
    Instalasi Debian - Install
  11. Pilih bahasa yang digunakan contoh saya menggunakan bahasa Indonesia ­čí║ tekan tombol [ Enter ].
    Instalasi Debian - Memilih Bahasa
  12. Pilih lokasi anda "Indonesia" ­čí║ tekan tombol [ Enter ].
    Instalasi Debian - Memilih Lokasi
  13. Pilih keymap untuk keyboad, yang paling umum digunakan adalah Inggris Amerika (American English) ­čí║ tekan tombol [ Enter ].
    Instalasi Debian - Keymap untuk keyboard
  14. Tunggu loading Membuat komponen tamabahan selesai.
    Instalasi Debian - Loading membuat komponen tambahan
  15. Isi sesuai nama host yang anda inginkan, contoh nama host-nya "debian".
    Instalasi Debian - Memberi nama Host
  16. Nama domain boleh kosong atau disi sesuai selera. Contoh "imam.net".
    Instalasi Debian - Memberi nama domain
  17. Buat sandi root, disini sandi root saya adalah "1"  ­čí║ tab ke <lanjutkan> dan tekan [ Enter ]. Jika ingin menampilkan/melihat password yang barusan kita ketik tab ke "Tampilkan Kata Sandi Polos" dan tekan tombol "spasi"
    Instalasi Debian - Memberi sandi untuk root
  18. Masukan ulang kata sandi root anda. Contoh "1" ­čí║ tab ke <Lanjutkan> dan tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Memasukan ulang sandi root
  19. Isi nama lengkap pengguna baru, contoh "imam".
    Instalasi Debian - Memasukan nama lengkap pengguna
  20. isi nama penggunakan akun anda, yang sebagiknya dimulai huruf kecil. Contoh "imam" ➜ tab ke <Lanjutkan> ➜ tekan tombol [ Enter ].
    Instalasi Debian - Nama akun untuk user login debian
  21. Buat kata sandi baru. Agar mudah diingat isi dengan angka "1" saja ­čí║ tab ke <Lanjutkan> dan tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Password untuk user login debian
  22. Masukan ulang kata sandi tadi "1"­čí║ tab ke <Lanjutkan> dan tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Memasukan ulang sandi untuk user login debian
  23. Tunggu hingga 100%.
    Instalasi Debian - Tunggu hingga 100%
  24. Pilih kota dalam zona waktu yang anda tempati sekarang atau pilih sembarang ­čí║ tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Memilih zona waktu tempat kita tinggal
  25. Tunggu hingga proses 100%.
    Instalasi Debian - Tunggu hingga 100%
  26. Pada instalasi linux, biasanya user akan kesulitan dalam melakukan partisi, kalau hardisk ingin digunakan semua untuk Debian, maka silakan pilih Terpadu -- Gunakan seluruh harddisk (Guided - use entrie disk), tetapi jika hardisk akan dibagi dengan Windows atau tidak digunakan semua, pilih menu Pilih Buat partisi baru. Yang perlu diingat bahwa dalam linux ada dua partisi yang wajib, yaitu root(/) dan swap. Ikuti terus tahapannya sampai pada pemilihan paket aplikasi . Hal ini lah yang membedakan dengan instalasi Debian versi desktop, pada debian versi  server, terdapat  berbagai piliha aplikasi server yang ditawarkan, dan silakan dipilih sesuai kebutuhan.
    Instalasi Debian - Memilih partisi hard disk
  27. Pilih hard disk yang akan digunakan­čí║ tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Memilih hard disk yang akan di partisi
  28. Pilih "Semua berkas di satu partisi (disarankan untuk pemula)".
    Instalasi Debian - Semua berkas di satu partisi (disarankan untuk pemula)
  29. Pilih "Selesai memperbaiki dan tulis perubaha-perubahnnya ke hard disk".
  30. Piih <Ya> ­čí║ tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Pilih Ya
  31. Tungu hingga proses memasang sistem dasar 100%.
    Instalasi Debian - Tunggu hingga 100%
  32. Karena kita menggunakan CD debian 335 MB, maka Piih <Tidak> ­čí║ tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Mengatur pengolahan paket
  33. Sesuaikan keinginan, namun disini saya mengatur pengolahan paketnya di Indonesia.
    Instalasi Debian - Mengatur lokasi pengolahan paket
  34. Akan muncup arsip Debian yang ada di Indonesia. bisanya yang paling umum digunakan adalah "deb.debian.org", namun disini saya mengunakan "kartolo.sby.datautama.net.id".
    Instalasi Debian - Mengatur lokasi pengolahan paket yang ada di Indonesia
  35. Kosongkan dan tab ke <Lanjutkan> ­čí║ tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Mengatur pengolahan paket (biarkan kosong)
  36. Tunggu hingga proses mengatur apt 100%.
    Instalasi Debian - Tingga hingga 100%
  37. Pilih <Tidak> untuk tidak berpartisipasi dalam survey ­čí║ tekan tombol [ Enter ]
    Instalasi Debian - Pilih tidak dalam survey penggunaan paket debian
  38. Karena akan menginstall Debian sebagai server, hanya beberapa paket yang akan diinstall. Gunakan tombol [ Space ] di keyboard untuk mengaktifkan dan menon-aktifkan pilihan paket yang akan diinstall. Hanya pilih "SSH Server" dan "Perkakas sistem standar" saja pada praktek ini ➜ Tekan [ Enter ] untuk melanjutkan.
    Instalasi Debian - Memilih perangkat lunak yang akan diinstall
    Note: semakin banyak yang anda centang maka instalasi akan semakin lama.
  39. Tunggu beberapa waktu hingga proses instalasi selesai, hingga muncul tampilan berikutnya.
    Instalasi Debian - Tunggun hingga pemasangan perangkat lunak 100%
  40. Pilih <Ya> ➜ lalu tekan [ Enter ].
    Instalasi Debian - Memasang boot loader GRUB pada hard disk
  41. Pilih perangkat (hard disk) untuk di install boot loader. Dalam hal ini hard disk satu-satunya adalah /dev/sda. Jika ada hard disk lain, pastikan pilih yang benar, yaitu hard disk yang dikaitkan dengan tadi. Pilih /dev/sda dalam hal ini ➜ lalu tekan [ Enter ].
    Instalasi Debian - Memilih piranti pemasangan boot loader
  42. Tunggu hingga instalasi boot loader GRUB selesai.
    Instalasi Debian - Tunggu hingga instalasi boot loader GRUB selesai
  43. Sampai tahap ini instalasi telah selesai. Pilih <Lanjutkan> untuk mengakhiri instalasi dan komputer akan direstart. Untuk selanjutnya akan masuk ke sistem yang baru diinstall. Pastikan CD/DVD media instalasi dikeluarkan. Sehingga saat komputer kembali dinyalakan tidak masuk lagi ke proses instalasi.
    Instalasi Debian - Instalasi selesai
  44. Tampilan GRUB Boot loader saat masuk ke sistem Debian yang baru diinstall.
    Instalasi Debian - Tampilan GRUB Boot loader
  45. Ini adalah tampilan login, ibarat pintu masuk ke rumah yang baru dibuat. Masukkan nama pengguna dan kata sandi untuk masuk ke sistem.

    CATATAN! Kata sandi (password) di Linux tidak akan terlihat, jadi ketikkan saja kata sandi-nya, lalu tekan [ Enter ]

    Tampilan Login Debian 10
  46. Jika nama pengguna dan kata sandi yang diketikkan benar, Anda akan masuk ke sistem. Ditandai  dengan namapengguna@namahost: $, dalam hal ini nama pengguna saya adalah imam dan nama host adalah debian. Jadi imam@debian:~$
    Tampilan super user


Latihan


Anda diminta untuk menginstall SO Debian server dengan ketentuan :
  1. Buat partisi  10GB dan kaitkan ke/ (root partition)
  2. Pastikan ukuran partisi swap 2xRAM
  3. Buat partisi untuk /home dengan uK:uran paling maksimal
  4.  Buat juga partisi untuk /var dengan ukuran 30% dari partisi untuk /home




Disqus comments