Tampilkan postingan dengan label Teknik Digital. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Digital. Tampilkan semua postingan
Mesin Sekuensial
Imam Ibnu Badri
14.23
Pencacah (Counter)
Imam Ibnu Badri
10.40

Referensi
1. Pencacah Riak (ripple counter) atau Pencacah Tak Sinkron (counter)
2. Pencacah Sinkron (synchronous Counter)
3. Pencacah Putar atau Lingkar (Ring Counter atau Ring Shift Counter)
4. Pencacah Johnson *Johnson Counter atau Johnson Shift Counter)
5. Pencacah Modulus (modulus (Counter): Rangkaian Pembagi Frekuensi
6. Pencacah Tutun
7. Pencacah Naik/Turun (Paralel Up/ Down Counter)
8. Pencacah Naik/Turun yang dapat diprogram (Up-Down Conter Programmable/ Presetable)
Register
Imam Ibnu Badri
10.40

Referensi
1. Register Penyangga Data (register Buffer)
2. Register Buffer Terkendali)
3. Register Geser (Shift Register)
a. Register Geser Kiri
b. Register Geser Kanan
4. Register Geser Terkendali (countrolled Shift Register)
5. Register Geser dengan Masukan Paralel Keluaran Serial
6. Register Geser dengan Masukan Serial Keluaran Serial
7. Pengelompokan Register Geser Berdasarkan Pergerakan Aliran Data yang Masuk-Keluar dan Konversinya
8. IC-IC Register Geser
9. Logika Tiga Keadaan (Tree-State Logic)
a. Saklar Tiga Keadaan
b. Gerbang logikal Buffer Tiga-Keadaan (Three State Buffer)
c. Berbagai Piranti Digital Tiga-Keadaan
d. Komputer dengan Organisasi Bus
Flip-flop
Imam Ibnu Badri
10.40

Referensi
a. Flip-flop RS (reset set Flip-flop)
b. Flip-flop SR (Clocked Set Reset Flip-Flop = Clocked SR-FF) atau Set (Preset) Clear (Reset) Flip-flop (SCFF)
c. Flip-Flip D (Data Flip-Flop atau disebut juga Devlayed Flip-Flop)
a. Penahan D (Penahan D tanpa Isyarat Kendali dan Isyarat Pendetak)
b. Penahan D dengan Sinyal Kendali Enable Tanpa Sinyal pendetak (gated D Flip-flop)
c. Penahan D dengan sinyal Pendetak (tanpa Sinyal kendali Enable)
d. Flip-Flop Jk
a. Flip-Flop Jk dengan Pemicu Tepi (edge-Triggered J-K Flip-Flop)
b. Flip-Flop Jk denga Pemicu Teppi Negatif
c. Flip-Flop Jk MS
Rangkaian dan Teknologi Logika
Imam Ibnu Badri
10.40

Referensi
1. Klasifikasi Logika Elektronika
a. Keluarga Logika Resistor Transistor atau Resistor Transistor Logic (RTL)
b. Keluarga Logika Dioda Transistor atau Diode Transistor Logic (DTL)
c. Keluarga Logika Transistor-transistor atau Transistor-Transistor Logic (TTL)
2. Rating Besarnya Tegangan dan Arus TTL
3. Batas Derau Tegangan Keluaran dan Masukan IC Digital TTL
a. Keluaran Piranti Digital TTL dalam Keadaan 1 tau Tinggi (HIGH)
b. Keluaran Piranti Digital TTl dalam Keadaan ) atau Rendah (LOW)
4. Level (tingkat Tegangan Masukan dalam Keadaan Rendah atau Tinggi
5. Karakteristik Waktu Piranti IC TTL: Waktu terbit (rise Time), Waktu Jatuh (fall Time), Waktu Tunda Propagasi (Propagations Delay Time)
a. Waktu Bangkit atau Terbit (rise Time) dan Waktu Jatuh (Fall Time) Pulsa Biner
b. Wakti tunda Penyebaran atau Penyaluran (propagation Delay Time)
6. Disipasi Daya
7. IC TTL dengan Keluaran Kolektor Terbuka (Open Collector Output)
8. Kemajuan Teknologi Para Piranti Digital Seri (keluaran) TTL
9. Keluaran CMOS
a. Gerbang Logika CMOS
b. Menangani Piranti IC-IC CMOS
c. Kemampuan IC CMOS
10. IC Teknologi Logika Emiter Coupled
11. Perbandingan Keluarga-Keluarga Logika
12. Perantara Antarmuka Keluarga-keluarga Logika
13. Contoh-contoh Perancangan Perangkat TTL ke LED sebagai Bebab Keluaran
14. Perkembangan Terbaru Teknologi Digital 1990-2000: Surface-Mount Technology (SMT) atau Surface-Mount Device (SMD)
a. Pandangan Umum
b. Standarisasi Terbaru Kemasan Piranti IC SMT
i. IC SMD dengan Kemasan Model Thin Small Outline Package (TSOP)
ii. CSMT dengan Kemasan Model Thin Small Outline Package II (TSOP II)
iii. IC SMT dengan Kemasan Model Quad Fine Pitch
15. Teknologi Penyolderan
16. Pemeriksaan Kualitas (quality Control = QC) Perakitan SMT/SDM
17. Tingkat Kerumitan atau Kompleksitan Piranti IC
18. Piranti Digital untuk Komputer Optik (Optical Processor Digital)

